I promise anytime you call me
It don't matter where I am
I'll always be there, like you've been there
If you need me closer, I'll be right over
I swear, I swear
Every time that I need you by my side
Every time I lose my way in life
You're my circle of life, compass and guide
There behind me
And one day when the tables finally turn
And it’s me you’re depending on
I’ll put you first, hold you close
Like you taught me
Know that I'll be there for you, for you
Jumat, 04 Desember 2015
Selasa, 26 Agustus 2014
Dari Mbak Dey
Mungkin, ini yang pernah terlintas di pikiranmu:
| Jangan Berhenti
Jangan mundur, aku berdoa dalam hati. Jangan berhenti hanya karena cara berpakaianku belum rapi. Mungkin kata orang belum syari. Aku ingin menjaga diri. Maukah kau mengajari?
Jangan berhenti hanya karena aku tidak paham ilmu agama ini. Aku ingin belajar tapi tak punya tempat dan teman. Maukah kau menemani?
Aku memang tidak baik. Tapi aku mau belajar. Apa kamu bisa mengerti?
Bila caraku ini salah, ingatkanlah. Aku hanya tidak tahu bagaimana meluruskan diriku sendiri. Aku ingin dibimbing.
Bila caraku ini salah, ingatkanlah. Aku hanya tidak tahu bagaimana meluruskan diriku sendiri. Aku ingin dibimbing.
Kau sudah mengenalku sejauh ini, kan?
Jangan berhenti, tapi tolong jangan buat aku bergantung. Aku paham mungkin ditengah perjalanan kau akan meninggalkan. Merasa aku tak kunjung mengerti, tak kunjung berubah. Aku (sepertinya) tidak masalah. Aku akan belajar mengerti.
Kau sudah mengenalku sejauh ini, kan?
(Kurniawan Gunadi, 2014)
Jumat, 13 Juni 2014
Apa Kau Bisa?
Aku tidak tertarik siapa dirimu,
Atau bagaimana kau tiba di sini.
Aku ingin tahu apakah kau mau berdiri di tengah api
Bersamaku dan tak mundur teratur.
Aku tidak tertarik di mana atau dengan siapa kau belajar.
Aku ingin tahu apakah yang menjagamu dari dalam,
Saat segala hal berjatuhan.
Aku ingin tahu apakah kau bisa
sendirian bersama dirimu
Dan apakah kau benar-benar
menyukai temanmu
Di saat-saat hampa
-Jean Houston, A Passion for The Possible
Atau bagaimana kau tiba di sini.
Aku ingin tahu apakah kau mau berdiri di tengah api
Bersamaku dan tak mundur teratur.
Aku tidak tertarik di mana atau dengan siapa kau belajar.
Aku ingin tahu apakah yang menjagamu dari dalam,
Saat segala hal berjatuhan.
Aku ingin tahu apakah kau bisa
sendirian bersama dirimu
Dan apakah kau benar-benar
menyukai temanmu
Di saat-saat hampa
-Jean Houston, A Passion for The Possible
Rabu, 26 Maret 2014
Senin, 25 November 2013
Demi Pena
Menulis adalah proses meditasi.
Menulis adalah proses menajamkan semua insting dan indra kita dalam interaksi dengan semesta.
Menulis adalah keheningan yang memekakan telinga kita untuk mendengarkan setiap tetes air dan dawai yang lirih di kesunyian. Menulis adalah proses menyatu dengan alam, proses menangkap gerak sopntan semesta dan kemudian dilukis dalam kata.
Menulis adalah upaya menagkap makna, mengingatnya, kemudian mengabadikannya.
Sumber: http://www.timur-angin.com
Untukmu Yang Tak Tahu Siapa
Untuk seseorang yang belum pernah terbayang wajahnya,
yang belum aku tau sikapnya,
belum aku rasakan kasih sayangnya,
Ya Allah,, semoga Engkau selalu melindunginya, dan menjadikan apa yang terjadi pada kami nanti tetap sebagai bentuk rasa Cinta kami pada- Mu.. Semoga ayat-ayat cinta yang tertera dalam kitab suci Al-Qur’an itu selalu melindungi kami dari fatamorgana dunia ini..
Ya Allah, bimbing selalu langkahnya, mudahkanlah rizkinya, dan jadikanlah dia hamba-Mu yang shalih.. yang bersamanya aku akan mencetak para kader dakwah terbaik yang siap berjuang di jalan-Mu ini ya Allah..
Jaga dia ya Allah, jaga dia dari godaan nikmat dunia, jaga dia dari kelalaian dan kemalasan. Jaga dia dari syaitan yang berwujud manusia..
Jadikanlah dia hamba-Mu yang taat, hamba-Mu yang sabar..
Jadikanlah dia Murabbi yang terbaik untukku dan anak2ku kelak,
Jadikanlah dia Murabbi yang baik untuk keluarga, teman dan masyarakat..
Amiin.. :)
Sumber: http://najmulhayah.wordpress.com/category/about-love/
yang belum aku tau sikapnya,
belum aku rasakan kasih sayangnya,
Ya Allah,, semoga Engkau selalu melindunginya, dan menjadikan apa yang terjadi pada kami nanti tetap sebagai bentuk rasa Cinta kami pada- Mu.. Semoga ayat-ayat cinta yang tertera dalam kitab suci Al-Qur’an itu selalu melindungi kami dari fatamorgana dunia ini..
Ya Allah, bimbing selalu langkahnya, mudahkanlah rizkinya, dan jadikanlah dia hamba-Mu yang shalih.. yang bersamanya aku akan mencetak para kader dakwah terbaik yang siap berjuang di jalan-Mu ini ya Allah..
Jaga dia ya Allah, jaga dia dari godaan nikmat dunia, jaga dia dari kelalaian dan kemalasan. Jaga dia dari syaitan yang berwujud manusia..
Jadikanlah dia hamba-Mu yang taat, hamba-Mu yang sabar..
Jadikanlah dia Murabbi yang terbaik untukku dan anak2ku kelak,
Jadikanlah dia Murabbi yang baik untuk keluarga, teman dan masyarakat..
Amiin.. :)
Sumber: http://najmulhayah.wordpress.com/category/about-love/
Minggu, 17 November 2013
KKL 3 - Pulang Kampung
Hehehe., iya rasanya kayak pulang kampung kok. Keuliah Kerja Lapangan yang ketiga dan terakhir ini (Huhuhu #sedih) memang obyeknya ada di Jawa Barat. Tasikmalaya, Garut, dan Bandung, sedikit melewati Sumedang hanya sedikit tak apalah yang penting bisa melihat Tampomas secara dekat dan nyata (buka di gambar). Hhe
Materi KKL kali ini adalah deviasi dan patologi sosial. Dari tiga KKL yang telah dijalani, jujur sejujur-jujurnya KKL ini adalah KKL yang paling menakjubkan , mengesankan, dan membuat ketagikan. Ya mungkin karena obyek KKL Jawa Barat, makanannya cocok sama lidah, dan yang tak kalah mengharukan KKL ini adalah KKL terakhir. Apa artinya???? Artinya ini adalah perjalanan panjang terakhir kita Sosiologi angkatan 2011 A dan B. Hiks hiks hiks.
Ya walaubagaimanapun tetap semangat kawan, ini bisa jadi perjalanan panjang terakhir kita, tapi percayalah kita akan berjalan sendiri kelak, sukses, dan mengulang kembali perjalanan ini dnegan wujud yang berbeda. Bisa saja kan nanti kita bertemu diluar negeri dalam rapat pembentukkan sebuah lembaga kemanusiaan di Palestina mungkin? Aamiin, atau kita kembali lagi ke Bandung dan mendirikan yayasan sosial disana. Atau membuat Pesantren di Bali. Atau bisa juga rapat anggota senat Universitas Negeri Yogyakarta, hahaha. Semoga semuanya terwujud. Atau paling tidak salah satunya. Ya harus percaya, mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok.
Ya udah deh sekarang waktunya review perjalanan kemarin yuks.
Tanggal 31 Oktober malam rombongan berangkat dari Yogya menggunakan 2 Bus besar yang nyaman banget. Dan sampai di Tasikmalaya sekitar pukul 03.30. Kita mandi dan sholat shubuh di salah satu Rumah makan di Tasik. Dan langsung melanjutkan perjalanan ke obyek KKL kita yang pertama yakni, Pondok Pesantren Suryalaya.
| Pondok Pesantren Suryalaya |
Senin, 12 Agustus 2013
Rantau 1 Muara
Biarkanlah hari terus berlari
Tetaplah jadi manusia mulia, apapun yang terjadi
Janganlah galau dengan tiap kejadian sehari-hari
Karena tak ada yang abadi, semua kan datang dan pergi
Jadilah pemberani melawan rasa takut sendiri
Karena lapang dan tulus adalah dirimu sejati
Janganlah pandang hina musuhmu
Karena jika ia menghinamu, itu ujian tersendiri bagimu
Takkan abadi segala suka serta lara
Takkan kekal segala sengsara serta sejahtera
Merantaulah. Gapailah setinggi-tingginya impianmua
Berpergianlah. Maka ada lima keutamaan untukmu
Melipur duka dan memulai penghidupan baru
Memperkaya budi, pergaulan yang terpuji,
Serta meluaskan ilmu
Diadaptasi dari bait syair-syair Imam Syafii (767-820)
Tulisan Pembuka Novel Rantau 1 Muara
Rabu, 24 April 2013
Hidup yang Memberi sarana Kehidupan
Tiba-tiba
sadar bahwa bekas luka ini belum juga bisa tersembuhkan. Padahal kecelakaan itu
Sudah terjadi lama, Ya Allah berikan kecepatan dalam penyembuhan. Aku ingin terus menjadi perantara kehidupan
mereka.
***
Aku
hanya bingung dengan jarak yang memisahkan dan mematikan. Aku juga tak habis
fikir dengan apa yang sebenarnya ada dalam bayangan. Kemewahan duniawi yang
mereka rasakan tidakkah terlalu murah harganya jika dibandingkan dengan semilir
angin yang aku hasilkan.
Tanda
tanya itu belum juga terjawab saat mereka mendirikan mopnumen-monumen yang
ditanda tangani pejabat Jakarta. Untuk apa ya? Melukis sejarah? Bisa jadi, tapi
yang lebih tidak masuk nalar adalah
patung-patung selamat datang itu, menggambarkan keagungankah? Menyiratkan
keangkuhan? Bagiku itu kembali ke alam jahiliah. Memuja patung. Bukankah tidak
ada mulianya ya? Berjuta-juta dimusnahkan untuk membuat sebuah benda mati tak
berfungsi, lebih baik dialukasikan saja untuk perawatan dan pelestarian atau
biaya perang fisabilillah.
***
Minggu, 14 April 2013
Ringkasan Buku Komitmen Muslim Sejati Karya Fathi Yakan
Kita muslim? Ya benar adanya. Warisan juga
memang tidak salah. Tetapi ketika sudah mengetahui seperti ini, tentu tidak
serta merta menerima semua itu begitu saja. Ketika kita mengaku muslim tentu
kita akan mencari ini dan itu, mengapa begini dan mengapa begitu. Dalam bab
pertama dalam buku “Komitmen Muslim Sejati” seseorang yang mengaku muslim tentu tidak
hanya cukup dilisannya saja tetapi juga harus mengislamkan aqidah, ibadah,
akhlak, keluarga, rumah tangga, kita juga harus mengalahkan nafsu, dan harus
juga meyakini bahwa masa depan adalah milik Islam.
Beraqidah, jelas aqidah yang lurus yang juga
memuat beragam konsekuensi diantaranya menyakini pencipta alam adalah Allah,
mengimani bahwa tidak ada yang diciptakan sia-sia, mengimani Nabi, Rasul, dan
kitab-kitab-Nya, meluruskan tujuan hidup untuk beribadah kepada-Nya, meyakini
balasan untuk orang mukmin adalah surga dan untuk orang kafir adalah neraka,
menanamkan dalam hati bahwa manusia melakukan kebaikan dan kejahatan dengan
ikhtiar dan kehendak-Nya, meyakini ketetapan syariat adalah hak Allah yang
tidak boleh dilanggar, mengetahui nama dan sifat Allah, bertafakur mengenai
ciptaan Allah, senantiasa menginternalisasikan bahwa sifat-sifat Allah berbeda
dari makhluk-Nya, senantiasa takut pada-Nya, mengingat-Nya, cinta, tawakal,
menggantungkan diri, bersyukur, menyadari pengawasan-Nya, dan selalu beristigfar
memohon ampun pada-Nya.
Jumat, 29 Maret 2013
Manajemen Waktu
Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun akankah hanya sia-sia? Padahal detik-detik itu bermakna, menit-menit itu mampu mampu membuat orang terlena, dan jam demi jam hidup kita akan dimintai pertanggung jawabannya. Akankah kita hanya diam dan berceloteh “Hidup saya, biarkan saja mengalir seperti air” Mudah sekali apabila mengalir seperti air, tidak kah kita sadar bahwa air itu mengalir dari tempat yang permukaannya tinggi ke permukaan yang lebih rendah.
Kualitas diri harusnya semakin hari semakin tinggi, bukan malah semakin kebawah. So? Waktu... Ya Allah telah menjawab jauh-jauh hari sebelum kita berfikir ke arah sana. Allah bersumpah dalam banyak ayat di Al-Quran. Allah bersumpah atas nama masa, waktu duha, atas nama pagi dan juga petang. Dalam surah An-Nasr, Asy-Syam, Al-Fajr, Ad-Dhuha, dan Al-Lail. Isi sumpah ini bukan perkara yang biasa Allah bersumpah berkali-kali menunjukan bahwa pentingnya waktu tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Kualitas diri harusnya semakin hari semakin tinggi, bukan malah semakin kebawah. So? Waktu... Ya Allah telah menjawab jauh-jauh hari sebelum kita berfikir ke arah sana. Allah bersumpah dalam banyak ayat di Al-Quran. Allah bersumpah atas nama masa, waktu duha, atas nama pagi dan juga petang. Dalam surah An-Nasr, Asy-Syam, Al-Fajr, Ad-Dhuha, dan Al-Lail. Isi sumpah ini bukan perkara yang biasa Allah bersumpah berkali-kali menunjukan bahwa pentingnya waktu tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Selasa, 26 Maret 2013
Bedah Buku “Cahaya Abdi Muhamad” Memberi Inspirasi Kepemimpinan Sejati
Jumat,
tanggal 16 Maret 2013 jajaran dekanat Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri
Yogyakarta (FIS UNY) gelar acara bedah
buku “Cahaya Abadi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Kebanggaan Umat
Manusia”. Acara ini merupakan salah satu acara dari sejumlah rangkaian Dies
Natalis UNY yang ke-49.
Bedah
buku ini berlangsung di Ruang Ki Hajar Dewantoro FIS UNY yang dihadiri oleh
Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Keolahragaan,
Fakultas Ilmu Pendidikan, juga para guru besar dan dosen serta para mahasiswa
Universitas Negeri Yogyakarta dari beragam fakultas.
Sabtu, 23 Februari 2013
Sandiwara Cinta
Kala cinta pada manusia adalah segalanya
Indahnya impian dan harapan
Telah membutakan mata
Hingga menipuku dalam sandiwara sempurna
Dan kudapat hanya luka mendalam yang sulit kusembuhkan
Kucoba seperti tak ada apa-apa kucoba yakinkanku kan
baik-baik saja
Akhirnya kulelah bertahan
Dan ingin kucurahkan segala rasa kekecewaan
Reff:
Terasa menyesakan dada
Kala cinta pada manusia
Dikhianati tinggalkan ku sendiri
Hanya air mata bicara
Tanda hati hancur terluka
Kau masih saja menemani setia
Tiada Kau lelah akan keluhan
Tiada Kau marah karena bosan
Mendengarkanku
Yang telah melupakan-Mu
Aku melupakan-Mu
Kini aku mengerti bahwa
Cinta-Mu saja yang tak akan pernah mengecewakanku
Back to Reff
Minggu, 17 Februari 2013
Wardah Acne Series
Acne Face Powder
- Formulanya
ringan
- Tidak
membuat kulit berminyak atau mengkilap
- Dilengkapi
oil control dan anti bakteri, cocok untuk kulit berjerawat
- Wajah
menjadi lebih segar dan tampak halus
- Kandungan
bahan aktif : Triclosan (sebagai anti bakteri), Asam Salicylate (membantu
proses eksfoliasi dan menipiskan noda hitam bekas jerawat), Soybean
Extract (membantu proses pencerahan kulit)
Cara Pakai :
- Gunakan
Acne Face Powder setelah menggunakan pelembab (Acne Perfecting Moisturizer
Gel)
Harga Rp.34.000
Acne Face Powder
- Formulanya
ringan
- Tidak
membuat kulit berminyak atau mengkilap
- Dilengkapi
oil control dan anti bakteri, cocok untuk kulit berjerawat
- Wajah
menjadi lebih segar dan tampak halus
- Kandungan
bahan aktif : Triclosan (sebagai anti bakteri), Asam Salicylate (membantu
proses eksfoliasi dan menipiskan noda hitam bekas jerawat), Soybean
Extract (membantu proses pencerahan kulit)
Cara Pakai :
- Gunakan Acne Face Powder setelah menggunakan pelembab (Acne Perfecting Moisturizer Gel)
Harga Rp.34.000
Kamis, 07 Februari 2013
Amanah
Sejatinya amanah itu
Bukan karena kamu mampu
Bukan pula karena mereka merasa kamu mampu
Bukan karena kamu tahu kapasitasmu
Bukan pula karena mereka tahu kapasitasmu
Amanah itu kehendak Allah
Rencana-Nya atas kehidupanmu
Percayalah, ada rencana terbaik yang sudah Allah persiapkan
Sikapilah dengan ikhtiar terbaikmu
Serta pertanggungjawaban terbaik yang bisa kau persiapkan
Sekali lagi, ini bukan tentang kamu dan mereka
Ini tentang kamu dan Dia
Dan melangkahlah dengan percaya,
bahwa bersama-Nya semua akan baik baik saja
Pesan Murrabiku., :)
Sabtu, 19 Januari 2013
Jumat, 04 Januari 2013
Keberadaan Norma Sosial dalam Masyarakat Desa Tasik Agung
Interaksi di desa
Tasikagung kabupaten Rembang sering dilakukan masyarakat setempat. Interaksi
antar nelayan dilakukan setiap hari, mereka saling bercengkrama antar satu
kapal dengan kapal lain untuk sekedar menghilangkan rasa penat. Seluruh nelayan
di desa ini saling mengenal anggota masing-masing kapal. Adanya seseorang yang
menjebatani interaksi dari nelayan ke konsumen sangat membantu mereka. Bupati
Rembang merupakan salah satu orang yang berperan membangun perekonomian Desa Tasik Agung. Hasil nelayan ini telah
ditampung di sebuah pabrik sarden di daerah Rembang. Dibangunnya pabrik sarden
disekitar lokasi dipercaya akan membantu perekonomian warga sekitar.
Kampung Toga Pilihan Wisata Keluarga Anda
A. Lokasi
Kampung
Toga adalah kawasan wisata terpadu di Kota Sumedang yang terdiri berbagai macam
fasilitas rekreasi dengan suasana pedesaan Jawa Barat yang cocok sebagai tempat
keluarga bersantai dan menghabiskan waktu liburan. Kampung Toga disiapkan untuk
kawasan wisata bewawasan lingkungan menuju kawasan hutan kota dengan berbagai
fasilitas yang lengkap. Lokasi Kampung Toga Sekitar 2 Km dari pusat
pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan ketinggian 650 dpl koordinat S
06.52.35.1,E 107. 54.34.5 dengan nuansa perbukitan yang asri dan pemandangan
kota Sumedang serta hamparan sawah dan sungai yang dapat dinikmati dengan
wisata dirgantara yaitu paralayang dan gantole. Dari puncak bukit Toga terlihat
hamparan pesawahan, perkebunan dengan panorama khas Parahiangan. Fasilitas yang
tersedia di kampung Toga sangat beranekaragam, terdapat 20 Villa berbagai tipe,
fasilitas kolam renang dewasa dan anak, restoran, dengan fasilitas lesehan,
meeting room, ruang terbuka. Fasilitas outbond, kegiatan olah raga dirgantara,
paralayang, dan gantole. Danau buatan, kebun buah-buahan, tanaman obat
keluarga.
Minggu, 30 Desember 2012
Biraswandana
Sekelebat guratan jingga terlihat
jelas mencolok mata, namun ketakutan pada malam itu tak akan mudah hilang dari
ingatan. Mereka seenaknya saja menyombongkan diri dengan kemampuan yang sungguh
tak bisa dibuktikan. Bukan lagi tentang kota tua yang ditinggalkan penghuninya
namun lebih kepada isyarat makna yang ia membekas disana.
Markui tahu bahwa mereka hanya
menginginkan kepingan harta yang terkubur di perut bumi kampung kami. Tapi
mengapa ia dengan sengaja menghancurkan demi seorang yang ia anggap mencintainya.
Gelap memang kehidupan orang-orang disana. Bergelimangan harta tanpa makna.
Langganan:
Postingan (Atom)




